5 Mitos Tentang Diet


1. Mengurangi karbohidrat membantu menurunkan berat badan

Melakukan diet karbohidrat ternyata bisa membuat kesehatan Anda memburuk. Pada dasawarsa terakhir Karbohidrat dicap sebagai biang lemak dan makanan yang jahat.

Padahal, kita memerlukannya untuk energi. Seperti halnya lemak, karbohidrat juga dibutuhkan tubuh. Para ahli mengatakan setidaknya kita mengkonsumsi 130 gram karbohidrat, jauh sekali diatas standar diet karbohidrat rendah yang menyarankan konsumsi karbohidrat sebanyak 20 gram atau kurang.

Efek jangka pendek dari diet karbohidrat bisa menyebabkan kecapekan, sembelit dan lekas marah. Dalam jangka panjang, bahkan bisa menyebabkan resiko penyakit hati dan kanker usus. Seolusi yang paling tepat adalah mengurangi karbohidrat olahan seperti soda dan makanan yang dibuat dengan tepung, dan beralih untuk mengkonsumsi karbohidrat yang lebih sehat seperti whole grain (makanan padi-padian yang kulitnya masih ada), buah-buahan, dan sayur-sayuran. Makanan-makanan whole grain sendiri dapat ditemui pada roti, pasta, dan sereal yang terbuat dari seratus persen whole grain dan tidak dengan proses tepung putih.


2. Makanan diet bisa membantu menurunkan berat badan

Sebenarnya, ini bisa berakibat sebaliknya. Anda mungkin membahayakan diri Anda bila terlalu percaya dengan label yang menyajikan data kalori dan lemak rendah. Padahal paket awal diet dapat mengandung banyak gula dan lemak trans.

Seperti karbohidrat, ini adalah kualitas lemak, bukan masalah jumlah. Lemak Monounsaturated yang biasa ditemui pada kacang, minyak olive, dan alpukat, serta bermacam-macam polyunsaturated (dalam jagung dan kedelai) membantu sistem peredaran darah pada jantung, meningkatkan pengurangan berat badan, dan penting untuk penyerapan beta karoten dari sayur-sayuran seperti wortel. Lemak trans dan kebutuhan lemak, di lain pihak berkaitan dengan penyakit jantung dan kanker.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggantian 30 kalori karbohidrat perhari dengan jumlah lemak trans yang sama, dapat menggandakan resiko penyakit jantung. Penggantian rasio karbohidrat yang sama dengan lemak monounsaturated dan polyunsaturated, di lain pihak, menurunkan resiko penyakit jantung 30 hingga 40 persen.

Maka pertimbangkan meningkatkan lemak bagusmu dengan menambahkan kacang-kacangan pada sereal pagimu atau avokado pada salad. Hanya lhat kalori harianmu untuk menjaganya tetap terkontrol.


3. Semakin banyak mengurangi kalori, semakin banyak berat yang akan hilang

Itu sebenarnya justru dapat membahayakan tubuh. Dengan menghilangkan kalori jauh di bawah 1.200 perhari, maka akan menyebabkan penurunan metabolisme dengan cepat. Untuk mendapatkan semua kalori yang Anda makan, pilih semua makanan seperti, daging dan ikan segar, dan semua biji-bijian yang dekat dengan keadaan asli. Mereka memiliki "kepadatan vitamin" yang lebih tinggi dari pada makanan olahan, sebab mereka mengandung lebih banyak vitamin dan mineral ke dalam kalori yang lebih sedikit.


4. Susu membuat gemuk

Mengurangi susu hanya mengurangi sel-sel lemak. Dengan melakukan pengendalian kalori, diet menggunakan susu bahkan bisa menggandakan penurunan kegemukan dan pengurangan berat badan serta membantu mencegah penambahan berat. pasalnya, hormon calcitriol bisa membantu mengawetkan kalsium untuk tulang yang lebih kuat, sekaligus memberikan sel-sel lemak untuk merubah gula menjadi lemak dan membakar lebih banyak lemak tubuh. Hasilnya adalah bisa menguruskan sel lemak dan tubuh. Cermati panduan diet dari pemerintah, yang merekomendasikan tiga penyajian susu non lemak atau rendah tiap hari.


5. Tentang makanan whole-grain

Ada banyak produk whole grain. Dari banyak penelitian, ternyata whole grain memang dapat mengurangi resiko penyakit kronik, dari obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung. Kuncinya adalah serat ekstra dalam whole grain: ini akan membuat seseorang merasa kenyang dengan sedikit makan. Ini juga membantu menurunkan insulin yang dihasilkan makanan. Keuntungan lain: makanan whole grain mengandung lebih banyak vitamin B dan E dari pada makanan olahan.
Mau Hot Bercinta? Tidur Yang Cukup!

Rasa letih ternyata bisa menganggu kegiatan bercinta. Karena keletihan, banyak orang yang memilih untuk tidur daripada membahagiakan pasangannya di ranjang.

Sebanyak 8.500 orang di Inggris di survei. Survei itu membicarakan kegiatan malam masyarakat Inggris. Ternyata kebanyakan dari mereka memilih tidur daripada bercinta dengan pasangan.

Sebanyak 79 persen peserta survei mengaku lebih memilih tidur ketimbang bercinta. Setelah diteliti lebih jauh, 7 dari 10 peserta survei mengaku mengalami gangguan sulit tidur. Dan hanya 12 persen dari 8.500 orang yang memiliki waktu tidur melampaui 8 jam.

Dr. Chris Idzikowski dari Edinburgh Sleep Centre yang dikutip dari Telegraph, Senin (2/3/2009) mengungkapkan bahwa insomnia, atau gangguan tidur yang diderita para peserta survei tadi dapat mengakibatkan risiko kesehatan.

Tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan stroke adalah beberapa penyakit yang bisa diderita seseorang yang insomnia. Para peserta survei itu juga mengaku bahwa keletihan dan rasa kantuk yang luar biasa dapat membuat organ seks mereka tak berfungsi dengan baik.

Jadi atur waktu tidur Anda baik-baik!
Pilih-pilih Sikat Gigi Yuk!

Sikat gigi Anda sudah usang? Atau ingin mencoba sikat gigi yang berbeda? Apapun alasannya, pelajari cara memilih sikat gigi yang benar!

1. Sikat gigi elektrik lebih efektif daripada sikat gigi manual. Mungkin harga sikat gigi elektrik sedikit lebih mahal dari sikat gigi manual, tetapi penelitian menunjukkan sikat gigi elektrik lebih efektif untuk menghilangkan plak. Menggunakan sikat gigi manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan teknik menyikat yang baik untuk menghilangkan plak.

2. Jika lebih suka memakai sikat gigi manual, tipe apa yang harus Anda pilih? Apapun yang dipilih, kepala sikat yang fleksibel, atau desain dengan nafas menyegarkan. Tetapi hal yang terpenting adalah menyikat gigi dengan teknik yang baik dan untuk waktu yang cukup lama.

3. Pilih bulu sikat yang lembut dengan kepala sikat yang kecil. Bulu sikat yang lembut mencegah gusi Anda terluka, sementara kepala sikat yang kecil memudahkan Anda untuk menjangkau ke semua bagian gigi.

Yang harus diperhatikan, ganti kepala sikat gigi elektrik ataupun manual Anda setiap tiga bulan sekali agar tetap efektif untuk membersihkan gigi.

Apabila Anda habis sakit, gantilah kepala sikat gigi elektrik ataupun manual untuk mencegah infeksi kembali. Bila malas membeli yang baru, Anda juga bisa merendam sikat gigi ke dalam alkohol, lalu direndam kembali di air panas.

Selamat mencoba!

Wilbur Scoville (1865-1942)

Mengukur Tingkat Kepedasan Cabai

LIDAH memang mampu mengecap rasa pedasnya cabai. Lidah juga bisa membedakan jenis cabai mana yang pedas, lebih pedas, dan paling pedas. Namun, alat indra yang satu ini masih belum mampu mengukur skala atau tingkat kepedasan cabai. Dalam urusan mengukur tingkat kepedasan, kita patut berterima kasih kepada seorang ilmuwan bernama Wilbur Lincolin Scoville (1865-1942).

Wilbur Lincoln Scoville adalah seorang ahli farmasi AS dan dikenal atas hasil ciptaannya berupa The Scoville Organoleptic Test atau tes organoleptik Scoville yang sekarang menjadi standar sebagai skala Scoville. Ia melakukan tes dan menentukan skala tersebut pada tahun 1912 untuk mengukur kepedasan atau tingkat kepanasan dari berbagai jenis cabai.

Wilbur bekerja sebagai ahli di perusahaan farmasi Parke Davis yang berbasis di Detroit, AS dan didirikan pada 1866. Pada tahun 1902, perusahaan itu membangun laboratorium riset farmasi terbesar di dunia dan mempekerjakan sejumlah ilmuwan yang punya obsesi membantu memikirkan sesuatu yang menyenangkan, seperti mengembangkan narkotika. Salah satu ilmuwan yang tergabung di Parke Davis adalah Wilbur L. Scoville.

Scoville bekerja di Parke Davis sepanjang musim-musim penting, seperti ketika mereka memasarkan beberapa jenis kokain halus dan ekstrak ganja. Pada saat yang sama, kompetitor besar mereka, yakni Bayer, perusahaan asal Jerman, berhasil mengembangkan produk unggulan berupa sirup obat batuk yang mengandung heroin (sampai sekarang Bayer dikenal sebagai salah satu produsen obat batuk terbesar di dunia). Sementara itu, kompetitor lainnya yakni Merck memproduksi kokain dalam jumlah besar.

Persaingan terjadi bukan hanya antarperusahaan, tetapi di antara para ilmuwan juga terlibat perang gengsi. Sebagai ilmuwan yang diandalkan Parke Davis (AS), Scoville mendapat tantangan menghasilkan produk penting yang bisa jadi unggulan perusahaan, khususnya dalam bersaing dengan produk Bayer dan Merck. Tak ada yang bisa dilakukan oleh Scoville selain mengatakan ya dan menerima tantangan tersebut. Ia beranggapan, inilah saat yang tepat dan sempurna bagi orang-orang penting untuk menggunakan kapsaisin (capsaicin, senyawa yang menjadi biang rasa pedas pada cabai) sebagai penawar rasa sakit dan kemudian ia mempertanyakan kepada perusahaan tentang hal itu.

Gayung pun bersambut, manajemen Parke Davis menerima proposal Wilbur L. Scoville. Pada 1912 Scoville mengembangkan metode tes organoloptik Scoville (Scoville Organoloptic Test) untuk mengukur intensitas kepedasan rasa cabai. Tes dilakukan untuk mengukur berapa banyak unsur-unsur pedas yang bisa dilemahkan di dalam air gula sebelum kepedasannya hilang sama sekali atau tak lagi terasa.

Kandungan utama capsaicinoid, yakni capsaicin, yang begitu panas dengan satu tetesan dilarutkan dalam 100.000 tetes air akan menghasilkan rasa yang sangat panas pada lidah. Kandungan capsaicinoid diukur dalam parts per million (ppm) atau bagian per sejuta yang kemudian dikonversi ke dalam Scoville Heat Unit (SHU) atau unit panas Scoville, pada ukuran ini satu ppm ekuivalen dengan 15 juta unit Scoville.

Unit Scoville diperoleh dari serangkaian tes menggunakan larutan air dan gula. Pengenceran ditingkatkan sampai cabai tidak lagi membakar mulut. Sebagai contoh, Blair`s After Death Sauce terukur pada 50.000 unit Scoville. Untuk mengencerkan panas atau pedas dalam satu botol saus Blair`s After Death, dibutuhkan lebih dari 3.000 unit air sehingga rasa panas/pedas yang ada tidak terasa lagi alias netral.

Awalnya penilaian Scoville didasarkan respons manusia terhadap perkembangan pelemahan rasa pedas/panas, tetapi belakangan aplikasinya menggunakan mesin untuk mengukur langsung jumlah capsaicinoid, unsur kimia yang bertanggung jawab atas terjadinya sensani panas/pedas. Cabai lonceng (bell peppers) dianggap memiliki tingkatan nol pada skala Scoville karena tidak memiliki rasa pedas. Sedangkan cabai habanero menempati rating 300.000. Capsaicin murni tingkatannya paling tinggi, yakni 16 juta unit Scoville.

Pada tahun 1922, Scoville memenangi penghargaan Ebert dari Asosiasi Farmasi Amerika (American Pharmaceutical Association). Penghargaan itu diberikan atas prestasinya sebagai penulis terbaik dalam kaitan laporan penelitian yang orisinal mengenai substansi medis. Pada 1929 ia menerima Medali Kehormatan Remington (Remington Honor Medal). Scoville juga menerima doctor honoris causa dalam bidang ilmu pengetahuan dari Universitas Colombia.

Scoville menulis buku The Art of Compounding (Seni Mencampur) yang untuk pertama kali dipublikasikan pada 1895 dan terbit hingga delapan edisi. Buku tersebut dijadikan sebagai referensi bidang farmakologi hingga tahun 1960-an.

Scoville dengan sempurna menulis ulang buku Harry Becwith pada revisi keempat, How To Get Registered: Home Study for Pharmaceutical Students pada 1909. Scoville juga menulis buku Extract and Perfume (Ekstrak dan Parfum), yang berisi ratusan rumusan atau formula. Ia memenangi penghargaan dari the American Pharmaceutical Association (APhA). Sayang, buku-buku karangan Scoville termasuk kategori tak diminati.

Tidaklah mengherankan jika kemudian Scoville, kurang dikenal dibandingkan dengan pakar dan penemu dalam bidang lain. Sangat mungkin, hasil kajian dan temuannya dianggap kurang penting. Orang lebih tertarik pada hasil-hasil temuan terbaru dan tentu saja urusan perang (kala itu).

Seks Puas, Kerja Pun Sukses!

Kesuksesan kerja dan urusan ranjang ternyata berhubungan erat. Menurut penelitian, perempuan yang merasakan kepuasan dalam kehidupan seksnya cenderung lebih sukses berkarir.

Menurut data yang ada di Inggris dari sebuah penelitian, sekitar 50 persen perempuan mengaku gagal mencapai kepuasan atau orgasme. Dr Lisa Turner selaku peneliti mengungkapkan bahwa saat perempuan gagal mencapai orgasme biasanya mereka menjadi kehilangan rasa cinta terhadap diri mereka sendiri.

Saat meraka tak mencintai diri mereka, maka persoalan lain timbul. Performa mereka jauh menurun dan berpengaruh pada kinerja mereka di kantor. Parahnya para perempuan tersebut juga bisa merusak diri mereka.

Masih menurut Lisa, hal itu disebabkan karena kekecewaan psikologis para perempuan tersebut. Ironisnya terkadang perempuan sendiri tak menganggap orgasme atau kepuasan seks itu hal yang penting.

Padahal tambah Lisa yang kutip dari Female First Rabu (4/3/2009) mengungkapkan bahwa, ketika batin perempuan merasa puas karena orgasme yang dirasakannya, maka akan timbul kekuatan dan energi baru. Sehingga semangat untuk mencapai sukses dalam berkarir pun akan dicapai.
Ayo Minum Susu dan Cegah Kepikunan!


Kepikunan adalah salah satu proses yang terjadi saat usia bertambah tua. Semakin bertambah umur seseorang, maka fungsi otaknya pun menurun sehingga mengakibatkan kepikunan. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan minum susu.

Salah satu penyebab penyakit pikun atau demensia adalah karena terjadi penyusutan volume otak. Semakin tua umur manusia makan volume otaknya pun akan semakin menyusut.

Di Inggris, kepikunan sudah merupakan epidemik besar. Menurut data setiap harinya 550 orang mengalami kepikunan di Inggris. Untuk itu, perlu adanya tindakan pencegahan akan penyakit tersebut.

Menurut Professor David Smith, peneliti dari Universitas Oxford, Inggris Selasa, (3/3/2009) mengungkapkan bahwa, cara terbaik untuk mencegah penyusutan otak adalah dengan mengkonsumsi vitamin B12. Dan salah satu bahan makanan yang bisa memenuhi kebutuhan vitamin B12 sehari-hari adalah susu.

Dua gelas susu sehari akan dapat memenuhi gizi bagi otak sehari-hari. Dan dengan meminum susu maka kerusakan otak kita pun akan berkurang.
Ingin Umur Panjang?
Jangan Marah-marah!


Emosi terkadang tak lagi bisa ditahan. Kemarahan pun menjadi akhir. Namun tahukah Anda bahwa hobi menyebabkan kematian? Sebuah penelitian mengungkapnya.

Emosi negatif seperti marah memang tak terlalu baik untuk tubuh. Dari sisi psikologis maupun mental, kemarahan akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Termasuk kematian.

Sebuah penelitian dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Yale, Amerika Serikat. Dr. Rachel Lampert sang peneliti mengungkapkan bahwa di suatu daaerah yang masyarakatnya penuh tekanan, angka kematian mendadaknya cenderung besar.

Dikutip dari Fox News, Rabu (25/2/23009), Rachel meneliti 62 pasien yang menderita kelainan jantung. Hasil penelitian itu menyebutkan, bahwa kemarahan yang paling mempengaruhi keadaan jantung.

Hal itu dibuktikan dengan alat pemeriksa detak jantung yang dipakaikan pada para pasien. Saat si pasien marah, diagram pada alat tersebut berubah-ubah dengan cepat dan tidak stabil.

Marah menurut Rachel lagi, sangat berpengaruh pada sistem elektrik di jantung. Oleh karena itu marah mengakibatkan perubahan sistem jantung dengan cepat, dan dapat mengakibatkan kematian yang mendadak.

Tak hanya pada orang-orang yang memiliki kelainan jantung, orang yang memiliki jantung sehat pun dapat merasakan efek buruk dari kebiasaan marahnya. Namun tentu efeknya tak secepat pada mereka yang memiliki kelainan jantung.

Untuk itu, Rachel menyarankan semua orang untuk dapat mengontrol emosi dan kemarahannya, agar tak menimbulkan penyakit.