KEPEMIMPINAN LAPANGAN

1. Kepemimpinan adalah seni dan kecakapan dalam mempengaruhi, membimbing bawahan sehingga dari pihak yang dipimpin timbul kemauan, kepercayaan, hormat dan ketaatan yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas yang dipikulkan padanya dengan menggunakan alat dan waktu tetapi mengandung keserasian antara tujuan kelompok/satuan.

2. Syarat-syarat Kepemimpinan Lapangan.
a. Watak/Moral yang baik. Seorang pemimpin harus dapat dipercaya, menjadi contoh, tauladan, mempunyai etika kebenaran, keadilan serta bertanggung jawab.
b. Inteligensi. Kemampuan dalam bidang pengetahuan untuk menghadapi situasi-situasi yang baru dengan melihat kenyataan dalam suatu situasi.
c. Waspada. Kesadaran jiwa dan fisik yang meliputi kewaspadaan, ketangkasan dan kebenaran jiwa.

3. Sifat kepemimpinan Adil dan Bijaksana.
Adil yaitu kualitas keadaan yang tidak berat sebelah dan keteguhan dalam pelaksanaan kepemimpinan.
Bijaksana yaitu Suatu tindakan, sikap atas dasar pengertian, pertimbangan yang tepat dan dapat dipertanggung jawabkan.

4. 11 Azas Kepemimpinan.
1. Taqwa.
2. Ing Ngarso Sung Tulada.
3. Ing Madya Mangun Karsa.
4. Tut Wuri Handayani.
5. Waspada Purba Wisesa.
6. Ambeg Parama Arta.
7. Prasaja.
8. Satya.
9. Gemi Nastiti.
10. Belaka.
11. Legawa.

5. Langkah-langkah pemecahan masalah pada suatu kasus.
a. Merumuskan masalah dan cara pendekatannya.
b. Mengumpulkan data/fakta/keterangan yang berhubungan dengan masalah dan cara pendekatannya.
c. Menganalisa data/fakta/keterangan untuk mendapatkan suatu pemahaman tentang inti masalah agar didapatkan cara bertindak yang terbaik.
d. Pematangan cara bertindak agar dapat dirumuskan cara bertindak yang baik.
e. Penjabaran cara bertindak yang baik.
f. Pengembangan cara bertindak untuk memecahkan masalah.
SISTEM KOMUNIKASI BATERAI ARMED
1. Regu Komunikasi Baterai Tempur Armed.
a. 1 Sersan : Danru.
b. 1 Kopral : Wadanru.
c. 3 Prajurit : Tagelar Kawat.
d. 1 Kopral : Tajutilpra.
e. 1 Kopral : Tajusentral.
f. 1 Kopral : Tamudi.

2. Tugas dan Tanggung Jawab Danru Komunikasi.
a. Menyiapkan personel dan material Rukomnya.
b. Melatih anggota Rukom termasuk personel komunikasi yang berada dibagian-bagian lain.
c. Menyelenggarakan administrasi komunikasi di Baterainya.
d. Merencanakan dan menyelenggarakan komunikasi di baterainya sesuai petunjuk Danrai.
e. Melaporkan penyelenggaraan komunikasi di Baterainya pada Danrai.
f. Mengatur jadwal pemeriksaan saluran secara periodik.

3. Keuntungan dan kerugian Komunikasi saluran
a. Keuntungan.
1) Kerahasiaan lebih terjamin dari hubungan radio yang tidak disandi.
2) Dapat berhubungan langsung dengan alamat yang dikehendaki.
3) Umumnya pembicaraan lebih jelas dan mudah diterima dibandingkan dengan radio.
4) Dapat diadakan pertukaran berita lebih banyak pada waktu yang sama dibandingkan dengan radio.
b. Kerugian.
1) Rawan terhadap tembakan lengkung/bombardir udara.
2) Rawan terhadap kendaraan roda rantai.
3) Pemasangan dan penggelaran memerlukan waktu dan tenaga.

4. Penggelaran saluran dengan urutan prioritas sebagai berikut :
a. Dari Pibak Rai ke Sentral Puspibak.
b. Dari Sentral Koyon ke Sentral Korai.
c. Dari Pibak Rai ke Sentral Korai.
d. Pemasangan saluran dari Sentral Korai ke bagian-bagian lain yang memerlukan (Danrai, Munisi, Bivak, Dapur, TKK).